IMG-LOGO
Home News PT Bayan Resource Ajak Pelaku Pariwisata dan Mice Tour Teluk Balikpapan
News

Gedung Baru Disperindagkop UKM Kaltim Miliki 7 Layanan Penunjang Kedinasan

Yadi Robian berharap kinerja dan pelayanan instansi dapat lebih ditingkatkan lagi
Kamis, 28 April 2022
IMG

Kepala Disperindagkop UKM Provinsi Kalimantan Timur, Hm Yadi Robian Noor.

SAMARINDA, Perempuan.co - Gedung baru Kantor Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Provinsi Kalimantan Timur yang baru diresmikan oleh Gubernur Kaltim Isran Noor berada di Jalan MT Haryono No.45 Samarinda, Selasa lalu (26/04).

 

Pembangunan gedung yang terdiri dari empat lantai ini berdiri di atas lahan Pemprov Kaltim seluas 3,781 meter persegi, dengan anggaran APBD sebesar Rp 53 miliar. Gedung tersebut bisa dinilai sebagai investasi jangka panjang dalam bentuk pelayanan kepada masyarakat dan para pelaku usaha. 

 

Kepala Disperindagkop UKM Kaltim, HM Yadi Robian Noor, mengatakan dengan peresmian gedung baru yang lebih representatif ini, diharapkan kinerja dan pelayanan instansi dapat lebih baik lagi dengan 7 layanan penunjang kinerja kedinasan.

 

"Gedung yang bagus tentu pelayanan harus lebih baik lagi, pelayanan juga lebih nyaman karena secara online dan satu pintu," ungkap saat dikonfirmasi usai peresmian gedung Disperindagkop dan UKM Kaltim.

 

Sebut Robi, kantor baru ini juga memiliki tujuh layanan penunjang kualitas sektor industri dan UMKM diantaranya Pelayanan Penerbitan Sertifikat Keterangan Asal (AKA) sebagai dokumen pendukung ekspor, Pelayanan Pengaduan Konsumen, Pelayanan Kalibrasi Alat Ukur, Timbang dan Takar, Pelayanan Pengujian Mutu Barang/Komoditi, Pelayanan Pendirian Badan Hukum Koperasi, Pelayanan dan Pendampingan Konsultasi dan UMKM, serta Pelayanan Konsultasi dan Rekomendasi Perizinan Industri Besar.

 

Selanjutnya, Pelayanan Pendirian Badan Hukum Koperasi dengan target 240 Koperasi per tahun, Pelayanan Pendampingan dan Konsultasi UKM dengan target 720 UKM  per tahun dan Pelayanan Perijinan Berusaha Berbasis Resiko Sektor Perindustrian dengan target 5 ijin per tahun.

 

"Kita ingin memastikan meski dalam masa pandemi, semua aktivitas produksi barang dan jasa tetap bergerak positif," tuturnya.
 

Dirinya memastikan, di kantor baru ini dapat memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, terutama beberapa kendala yang selama ini dihadapi seperti pertumbuhan industri kecil menengah yang masih mengalami permasalahan dalam proses perizinan.

 

Lebih dari itu, dalam tugas membantu pencapaian visi dan misi Kaltim Berdaulat 2019-2023 yang diusung Gubernur Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi, juga dipaparkan sejumlah keberhasilan. Salah satunya sharing omzet UMKM terhadap PDRB tahun 2021 yang mencapai Rp 54 triliun.

 

Tahun ini ditargetkan mampu mencapai Rp 58 triliun. Sedangkan untuk tahun 2023 dengan prediksi ekonomi yang terus membaik target sharing UMKM terhadap PDRB diperkirakan menyentuh angka Rp 76 triliun.

 

"Tahun ini optimis mampu meraih target Rp 58 triliun, tahun depan optimis target Rp 76 triliun tercapai," ucapnya. (adv/Prb/ty/kominfokaltim/nrh)

Tags:
Tidak Ada Tag!
Share: