IMG-LOGO
Home News PT Bayan Resource Ajak Pelaku Pariwisata dan Mice Tour Teluk Balikpapan
News

Kesbangpol Kaltim Gelar Rapat Evaluasi Pemantauan Politik Triwulan 1

Perkembangan situasi politik perlu dipantau dari triwulan pertama sampai triwulan keempat
Jumat, 15 April 2022
IMG

Rapat Evaluasi Pemantauan Perkembangan Politik Triwulan 1 yang digelar di Hotel HARRIS Samarinda

SAMARINDA, Perempuan.co - Dinamika perkembangan politik di Kalimantan Timur menjadi titik fokus dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Timur, dimana Kesbangpol merupakan unsur pelaksana fungsi penunjang urusan pemerintahan bidang kesatuan bangsa dan politik. Kamis kemarin, Kesbangpol menggelar Rapat Evaluasi Pemantauan Perkembangan Politik Triwulan 1 tahun 2022 yang bertempat di Hotel HARRIS Samarinda.

 

Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala Kesbangpol Prov. Kaltim, Drs.Sufian Agus, M.Si, serta tamu-tamu undangan diantaranya perwakilan dari Direktur Intelkam Polda Kaltim, Kasi Intelkam Korem 091 ASN, Unsur akademisi Universitas Mulawarman, Media masa dari Kaltim Post dan tamu undangan lainnya.


Sufian Agus selaku Kepala Kesbangpol Prov.Kaltim menyampaikan adapun tujuan diadakan rapat untuk mengevaluasi melihat perkembangan politik yang ada di Kalimantan Timur. Setiap triwulan, nanti kita adakan, berarti empat kali dalam satu tahun.


“Alhamdulillah hasil dari triwulan pertama tidak ada yang terlalu signifikan masih ddalam kondisi aman-aman saja. Apalagi kita diidentifikasikan dengan masalah IKN dan masalah pesta demokrasi di tahun 2024 mendatang, dimana perkembangannya selalu kita pantau melalui mitra kita diantaranya dari Polda, TNI dan Akademisi,” ucap Sufian.

 

Semisal ada hal-hal yang menarik perlu disampaikan atau permasalahan yang lebih hangat lagi dan ini kita akan naikan ke Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sambungnya.


Perkembangan situasi politik perlu kita pantau terus, jadi perkembanganya baik triwulan pertama sampai triwulan ke empat.


“Kita akan sampaikan ini kepada Gubernur, jika ada hal-hal sangat bahaya dan dianggap perlu dibicarakan maka akan dirapatkan ke Forkopimda,“ tandasnya. (adv/hend/pt/kominfokaltim/nrh)

Share: