IMG-LOGO
Home News PT Bayan Resource Ajak Pelaku Pariwisata dan Mice Tour Teluk Balikpapan
News

Pemkot Samarinda Raih Rekor MURI Program Jeng Rinda

Andi Harun harap Jeng Rinda jadi program pemberdayaan masyarakat
Minggu, 10 April 2022
IMG

Wali Kota Samarinda Andi Harun menerima rekor MURI program Jeng RInda di Ballroom Hotel Aston Samarinda, Kamis 7 April 2022 (sumber diskominfo)

SAMARINDA, Perempuan.co - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dan Tim Penggerak (TP) Kota PKK Samarinda kembali meraih prestasi gemilang dengan menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas program Jelantah Membangun Samarinda (Jeng Rinda) yang diadakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). 

 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Senior Manager MURI Triyono kepada Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun di Ballroom Hotel Aston, Jalan Pangeran Hidayatullah, Kamis (07/04/2022). 

 

Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengatakan rasa syukurnya atas capaian prestasi dari Museum Rekor Indonesia dalam pengumpulan Minyak Jelantah terbanyak se Indonesia.

 

"Saya sangat senang atas pencapaian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama mitranya PT Garuda Sinar Perkasa dengan mendapat Rekor Muri. Hal ini bukan hanya berdampak untuk pengembangan objek wisata Steling, tetapi juga menjaga serta mengurangi dampak negatif atas limbah rumah tangga karena minyak jelantah yang sering dibuang begitu saja di lingkungan sekitar,” ucap Andi Harun.

 

Prestasi Pemkot Samarinda bukan hanya mendapatkan penghargaan rekor MURI saja, melainkan bisa terus membangun dan menjaga lingkungan dalam Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (Pro Bebaya). Kita jadikan sebagai motivasi bersama untuk membangun Kota Samarinda,” harap Andi Harun.

 

Nurrahmani selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda yang terlibat sebagai panitia penyelenggara menyebutkan Program Jeng Rinda berkolaborasi dengan PT GSP dan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporpar) Samarinda.

 

Kegiatan pengumpulan Minyak Jelantah dimulai pada tahun 2019. Awalnya pengumpulan minyak hanya ditujukan kepada dunia usaha, kemudian dikembangkan di tahun 2021 kepada seluruh ASN dan Non ASN di lingkungan Pemkot Samarinda.


Kemudian, disempurnakan pada tahun 2022 dengan menggerakkan partisipasi warga dalam menjaga lingkungan dengan pengumpulan minyak jelantah, yang mana nilai donasi dari hasil pengumpulan minyak tersebut akan ditujukkan untuk membangun objek wisata di Gunung Steling.

 

Diketahui, sebanyak 125 relawan yang bergabung untuk mensosialisasikan program Jeng Rinda di 59 Kelurahan. Kini sudah ada 4.064 peserta donatur dari 1.998 RT di 10 Kecamatan yang ikut berpartisipasi dalam gerakan tersebut.

 

Minyak jelantah tersebut akan di jual ke Kopenhagen melalui PT Garuda Sinar Perkasa (GSP). Yang memang telah menjalin kerja sama dengan Pemkot Samarinda dalam setahun terakhir. Dengan nilai mencapai Rp 100.540.300. Rencananya setelah lebaran akan implementasikan untuk kegiatan pembangunan yang ada di Gunung Steling. (adv/KMF-SMD/pt/kominfokaltim/nrh)

Tags:
Tidak Ada Tag!
Share: