IMG-LOGO
Home News PT Bayan Resource Ajak Pelaku Pariwisata dan Mice Tour Teluk Balikpapan
News

Peringati Hari Kartini, Anggota KPID Suarakan Keterlibatan Perempuan Dalam Penyiaran

Adji Novita berharap kedepannya program siaran lebih edukatif dan inspirtif tentang perempuan
Kamis, 21 April 2022
IMG

Adji Novita Wida Vantina, Anggota KPID Provinsi Kaltim

SAMARINDA, Perempuan.co - Raden Ajeng Kartini yang dikenal sebagai tokoh emansipasi wanita di Indonesia. Wanita yang lahir tanggal 21 April 1964 di Jepara ini, ingin kaum wanita memiliki hak yang sejajar dengan kaum pria. Berkat perjuangan RA Kartini, kini wanita Indonesia dapat mengeyam ilmu pendidikan. Semenjak itu, hari kelahirannya diperingati oleh seluruh Bangsa Indonesia sebagai Hari Kartini.

 
Peringatan Hari Kartini ditetapkan secara resmi melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964 yang ditandatangani pada tanggal 2 Mei 1964 yang didalamnya juga memuat penetapan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional.

 

Tidak hanya sekadar diperingati, Hari Kartini juga diharapkan dapat dimaknai dengan mengimplementasikan peran kaum perempuan dalam kehidupan sehari-hari. Selain bagi kemajuan diri sendiri, perempuan juga memiliki tempat dan peran penting bagi keluarga dan lingkungan sosialnya.


Adji Novita Wida Vantina merupakan salah satu Perempuan yang menjadi Anggota Kepengurusan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kaltim periode 2022-2025. Sekaligus Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran saat dikonfirmasi mengenai Hari Kartini sebelumnya dia mengucapkan Selamat Hari Kartini Kepada Perempuan diseluruh Indonesia.


Ia menyampaikan dari aspek kebijakan dan keterlibatan perempuan dalam penyiaran, yakni meningkatnya representasi keterlibatan perempuan dalam dunia maupun bisnis penyiaran yang meliputi regulator, pengelola lembaga dan pengisi program siaran.

“Pada aspek muatan siaran saya berharap kedepan seiring majunya dunia penyiaran mampu mendorong lahirnya program-program siaran lebih edukatif inspiratif dengan tidak menjadikan perempuan sebagai obyek/komoditas semata,” ujarnya menegaskan.


Lanjut dalam penekanannya, dari aspek regulasi dimana lahirnya regulasi tentang penyiaran yang secara detail mengatur tentang muatan eksploitasi perempuan.


Sedangkan, aspek konsumen media semoga perempuan indonesia semakin cerdas dan berdaya sehingga mampu menyaring dan bijak dalam memilih informasi dan totonan baik untuk diri sendiri maupun keluarga, tegasnya kembali.


“Selamat Hari Kartini, perempuan cerdas untuk siaran berkualitas,” tutupnya. (adv/hend/pt/kominfokaltim/nrh)

Tags:
Tidak Ada Tag!
Share: