IMG-LOGO
Home News PT Bayan Resource Ajak Pelaku Pariwisata dan Mice Tour Teluk Balikpapan
News

Rapat Koordinasi Teknis Sistem Informasi Gender dan Anak

Data Gender Dan Anak Bermanfaat Identifikasi Perbedaan
Rabu, 15 Juni 2022
IMG

Kepala DKP3A Provinsi Kaltim Noryani Sorayalita dalam Rakortek SIGA, Selasa 14 Juni 2022.

BALIKPAPAN, Perempuan.co - Dalam perspektif gender, penyediaan data, analisis dan pelaporan terpilah menurut jenis kelamin dimaksudkan untuk menyajikan data dan informasi tentang pengalaman khusus dalam kehidupan sebagai perempuan dan laki-laki. Data terpilah berdasarkan jenis kelamin menjadi inti dalam menghasilkan data gender yaitu informasi yang mengandung isu gender termasuk didalamnya isu anak, sebagai hasil dari analisis gender.

 

Data gender dan anak menjadi elemen pokok bagi terselenggaranya pengarusutamaan gender (PUG) dan pemenuhan hak anak diberbagai bidang pembangunan agar responsif gender dan responsif terhadap pemenuhan hak anak.

 

Dalam hal membahas mengenai data gender dan anak lebih lanjut, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menggelar Rapat Koordinasi Teknis Sistem Informasi Gender dan Anak (Rakortek SIGA) yang diikuti oleh Dinas PPPA se-Kaltim, juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, Noryani Sorayalita, Tim Simfoni PPA Biro Data dan Kemen PPPA Iwan Setiawan, Kepala Bidang Statistik Diskominfo  Kaltim M. Adrie Dirga Sagita dan Kepala Seksi Data dan Informasi DP3AKB Jawa Barat Andhy Purwoko sebagai narasumber. Kegiatan berlangsung di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Selasa (14/6).

 

 

Dalam kesempatan itu, Noryani Sorayalita mengatakan data gender dan anak bermanfaat untuk mengidentifikasi perbedaan (kondisi/perkembangan) perempuan dan laki-laki di berbagai bidang pembangunan.

 

"Evaluasi data gender dan anak ini akan sangat bermanfaat untuk mengidentifikasi perbedaan pada kondisi dan perkembangan antara perempuan dan laki-laki di berbagai bidang pembangunan. Selain itu mengidentifikasi masalah, membangun opsi dan memilih opsi yang paling efektif untuk kemaslahatan perempuan dan laki-laki," ungkap Soraya.

 

Soraya mengatakan data gender dan anak berupa data terpilah berdasarkan jenis kelamin, kelompok umur dan ciri khusus. Data terpilah ini, merupakan salah satu syarat dari 7 pra syarat Pengarusutamaan Gender (PUG).

 

Berdasarkan sumber data SIGA Kemen PPPA, kelompok data terdiri dari 75 data anak, 107 data perempuan, 29 data demografi, 156 data capaian program dan data Desa Ramah dan Peduli Perempuan dan Anak  (DRPPA).

 

Ia juga menjelaskan, Pemerintah Provinsi bertugas melakukan pengumpulan, pengolahan, analisis dan penyajian data gender dan anak dalam kelembagaan data di tingkat provinsi.

 

Selain itu, Pemerintah Provinsi Kaltim telah menerbitkan regulasi melalui Pergub tentang Pedoman Penyelenggaraan Data dan Sistem Informasi Gender dan Anak Nomor 6 Tahun 2022.

 

Pergub tersebut terdiri dari 8 Bab dan 22 Pasal yang memuat dan menjelaskan alur kewenangan dalam memberikan informasi data gender dan anak. 

 

Selain itu, diterbikat pula regulasi mengenai Tim Penyusunan Buku Profil Gender dan Anak Tahun 2022, dan Pembentukan Tim Operator Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA) Tahun 2022. (adv/dkp3akaltim/Prb/ty/kominfokaltim)

Share: