IMG-LOGO
Home News PT Bayan Resource Ajak Pelaku Pariwisata dan Mice Tour Teluk Balikpapan
News

Sukseskan Program ASO, Kaltim Siap Beralih Ke Siaran Digital

Samarinda sudah bisa menikmati 27 channel dengan teknologi canggih
Minggu, 10 April 2022
IMG

salah satu contoh Set Top Box (STB) resmi yang dilengkapi Early Warning System (EWS)

SAMARINDA, Perempuan.co - Indonesia telah menerapkan siaran TV Analog sekitar 60 tahun lamanya. Seiring dengan kemajuan teknologi dan kebutuhan pemanfaatan spektrum frekuensi "emas" 700 MHz yang saat ini digunakan untuk menyiarkan TV Analog, maka diharuskan berpindah ke siaran TV Digital. Untuk itu Pemerintah tak terkecuali Provinsi Kalimantan Timur, harus melakukan migrasi TV Digital ke Analog atau yang disebut dengan Analog Switch Off (ASO). 

 

Jika tidak ada halangan, sesuai dengan agenda Pemerintah Pusat, ASO akan diberlakukan pada 30 April 2022 mendatang. Untuk ASO tahap pertama diberlakukan di 56 wilayah Indonesia. Selanjutnya, ASO tahap kedua pada 25 Agustus 2022 dan tahap ketiga pada 2 November 2022.

 

“Prinsipnya Provinsi Kaltim siap mensukseskan program ASO, Kaltim siap berdaulat secara digital di sistem penyiaran ini,” ucap Muhammad Faisal Kadiskominfo Kaltim, Sabtu (9/4).

 

Dikatakan Faisal, semua lembaga penyiaran televisi lokal Kaltim sudah beralih ke digital, ada beberapa yang menyatakan tidak beralih namun telah siap menghentikan siarannya.

 

“Saat ini saja di Kota Samarinda sudah bisa menikmati siaran tv digital sebanyak 27 channel, dengan kualitas gambarnya yang bersih, jernih suaranya dan canggih teknologinya. Di Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sudah punya 25 channel,” bebernya.

 

Lebih lanjut Faisal menuturkan, ada dua wilayah siaran di Kaltim yang akan siap siar pada 30 April 2022 mendatang dari enam zona yang ada. Yakni Kaltim-1 terdiri dari Kota Samarinda, Kota Bontang dan Kabupaten Kutai Kertanegara sedangkan Kaltim-2 untuk Kota Balikpapan dan Kabupaten PPU.

 

“Cukup dengan membeli antena digital di toko elektronik, pasang di outdoor kemudian lacak channelnya melalui mekanisme biasa di televisi, maka nikmatilah siaran digital gratis. Namun, khusus untuk perangkat televisi yang belum digital maka diperlukan lagi alat yang disebut Set Top Box (STB) juga sudah banyak dipasaran cuma hati-hati membelinya perhatikan ada label kominfo tanda sudah tersertifikasi,” jelasnya menerangkan.

 

Set Top Box (STB) resmi Kominfo yang tersertifikasi, dijamin bisa digunakan dan semua fitur yang ada di siaran TV digital dapat digunakan.

 

"Ini untuk memastikan bahwa Set Top Box (STB) yang digunakan nanti sesuai syarat-syarat ditetapkan pemerintah, salah satunya dilengkapi dengan fitur Early Warning System (EWS) wajib ada," sambungnya.

 

Kominfo menyebutkan ada beerapa tanda khusus di kemasan perangkat penjualan set top box tersertifikasi Kominfo, yakni terdapat tulisan DVB T2, tulisan "Siap Digital" dan gambar maskot Modi.

 

"Ada 20 merk Set Top Box (STB) resmi sertifikasi Kominfo terkini dikutip dari situs Siaran Digital Kominfo,” tutup Faisal. (adv/cht/pt/kominfokaltim/nrh)

Tags:
Tidak Ada Tag!
Share: